detikcom
Kamis, 09/05/2013 11:48 WIB

Ahmad Fathanah Dikenal Dermawan oleh Kawannya

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Ahmad Fatanah (repro)
Jakarta - Tersangka kasus korupsi kuota impor daging Ahmad Fathanah semasa remajanya di Makassar dikenal sebagai sosok dermawan. Pria yang akrab dipanggil Ollong ini suka bersedekah di kalangan teman-temannya.

"Orangnya dermawan, pribadinya bagus, suka memberi uang ke fakir miskin, setiap melihat orang miskin di jalan selalu berhenti dari mobil lalu memberinya uang, termasuk suka mentraktir anak-anak muda di sekitar rumahnya," tutur Andi Irwan, sahabat Ollong, saat ditemui detikcom di rumahnya, di jalan Domba, Makassar, kamis (9/5/2013).

Andi menambahkan, sosok Fathanah dikenal cerdas, fasih berbahasa Arab dan bahasa Inggris. Ollong juga mahir berceramah di masjid.

"Ollong itu anak kesayangan bapaknya, KH. Fadli Luran, Ollong itu alumni Kairo, sering ceramah di masjid waktu masih remaja, kalau ngobrol biasa ada istilah-istilah Inggrisnya, kayaknya Ollong dipersiapkan untuk memimpin yayasan pondok pesantren bapaknya," kisah Andi.

Andi curiga, prilaku Ollong berubah saat tinggal di Jakarta. Sebelumnya, Ollong dikenal flamboyan yang suka mendekati perempuan.

"Mungkin Ollong itu stres kalau lagi kehabisan uang, makanya ia selalu cari uang banyak, tapi kalau lagi banyak uang pasti suka dibagi-bagi," tandas Andi.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mna/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%