detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 12:36 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 09/05/2013 09:19 WIB

Belum Terima Jadwal Kampanye, Bawaslu Surati Cagub & Cawagub Jateng

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Semarang - Memasuki hari kedua masa kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2013, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng menyurati tiga pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur. Hal itu karena Bawaslu belum menerima jadwal kampanye dari masing-masing pasangan calon.

Koordinator Bidang Pengawasan dan Humas Bawaslu Jateng Teguh Purnomo mengatakan pihaknya merasa kesulitan untuk melakukan pengawasan kampanye hingga hari ini. Seharusnya satu hari sebelum masa kampanye, jadwal tersebut sudah diterima pihak kepolisian, KPU, dan Bawaslu.

"Sampai saat ini tim kampanye paslon juga belum disampaikan sampai tingkat Kabupaten/Kota," kata Teguh kepada detikcom melalui telepon selulernya, Kamis (9/5/2013).

Akibatnya, Bawaslu di tingkat Kabupaten/Kota di Jawa Tengah terpaksa mencari tahu sendiri kemana tiga pasangan calon Gubernur dan calon wakil Gubernur Jawa Tengah akan berkampanye.

"Nanti teman-teman di Kabupaten/Kota mencari tahu sendiri ke mana masing-masing paslon berkampanye karena kami tetap harus mengawasi," tandas mantan Ketua KPU Kabupaten Kebumen itu.

Menanggapi hal itu, Bawaslu sudah mengirimkan surat kepada tiga paslon agar segera merespon dan segera menyerahkan pemberitahuan rencana kegiatan kampanye mereka. "Kemarin sudah dikirim ke semua paslon," tegasnya.

Selain itu, Teguh juga menyayangkan sikap KPU Jawa Tengah yang menurutnya terkesan tidak maksimal dalam menfasilitasi pelaksanaan kampanye. Seperti halnya penyusunan regulasinya dan menyiapkan aturan teknis dilapangannya.

"Sampai saat ini Bawaslu Jawa Tengah belum mendapatkan tempat-tempat mana yang disediakan KPU Jateng yang dapat digunakan untuk melakukan kampanye di seluruh Jawa Tengah, dan seharusnya KPU Jateng dan KPU Kabupaten/kota sudah mengkoordinasikan dengan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, dan hasilnya dikompilasi oleh KPU Jateng dan masuk dalam surat keputusan KPU Jawa Tengah yang mengatur hal tersebut seperti halnya dalam Pilgub tahun 2008 lalu," tutup Teguh.

Diketahui, masa kampanye Pilgub Jateng 2013 berlangsung mulai 8 Mei kemarin hingga 22 Mei mendatang dan pengambilan suara diambil tanggal 26 Mei. Hari pertama kampanye kemarin, semua paslon yaitu Hadi Prabowo-Don Murdono, Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmodjo, dan Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmiko menyampaikan visi dan misi pada rapat Paripurna Istimewa di gedung DPRD Jawa Tengah.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(alg/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close