detikcom

Kamis, 09/05/2013 07:14 WIB

Penyergapan Teroris di Kebumen Masih Berlangsung

Salmah Muslimah - detikNews
Penyergapan oleh Densus terhadap terduga teroris di Bandung.
Jakarta - Hingga pagi ini, tim Densus 88 Mabes Polri masih melakukan penyergapan terduga teroris di Kebumen, Jawa Tengah. Upaya penyergapan sudah berlangsung sejak Rabu (8/5) sore.

"Masih berlangusung, masih ada satu yang belum menyerahkan diri," kata Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (9/5/2013).

Kemarin, tim Densus 88 melakukan penggerebekan rumah terduga teroris di Bandung, Jawa Barat. Dalam penggerebekan yang berlangsung lebih dari 7 jam itu, polisi berhasil melumpuhkan 4 terduga teroris. Seorang di antaranya berhasil ditangkap. Sementara 3 lainnya tewas.

Selain di Bandung dan Kebumen, dalam waktu bersamaan tim Densus juga melakukan penyergapan serupa di Kendal dan Batang. Dari wilayah-wilayah itu, polisi menangkap 7 terduga teroris dan 4 lainnya tewas.

Korban tewas yang dikirim ke RS Polri adalah Budi Syarif alias Angga, Sarene, dan Jonet. Sementara seorang lagi yang tewas bernama Abu Roban alias Bambang alias Untung dibawa ke RS Bhayangkara, Semarang.

Penggerebekan teroris di Bandung dan Jateng diduga terkait dengan kasus terorisme yang terungkap sebelumnya di Poso, Makassar, Tambora, Depok, dan Bangka Jakarta Selatan.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(slm/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%