Kamis, 09/05/2013 03:36 WIB

Kapolri: Teroris di Bandung & Jateng Terlibat Perampokan di Cakung & Grobogan

Baban Gandapurnama - detikNews
Jenazah teroris yang tewas di Bandung.
Bandung - Tim Densus 88/antiteror Mabes Polri melakukan penyergapan terhadap sejumlah terduga teroris di Bandung dan beberapa tempat di Jawa Tengah. Dari penyergapan itu, 7 orang ditangkap. Sementara 4 lainnya tewas. Polisi mensinyalir para terduga teroris yang tertangkap terkait dengan sejumlah kasus perampokan.

"Dari beberapa yang hidup, terkait dengan perampokan di Cakung dan di Grobogan, wilayah Jawa Tengah," ujar Kapolri Jenderal Timur Pradopo di lokasi penggerebekan teroris RT 2/RW 8 Batu Rengat, Cigondewah Hilir, Marga Asih, Rabu (8/5/2013) malam. Timur didampingi Wakapolri Komjen Nanan Sukarna, Kabareskrim Komjen Sutarman, Kapolda Jabar Irjen Tubagus Anis Angkawijaya.

Namun Timur tidak merinci kasus perampokan yang dimaksud. Timur mengatakan hal tersebut masih akan diselidiki lebih lanjut.

"Ini masih akan dilakukan pemeriksaan lebih intensif," ujar Timur.

Timur mengatakan dalam penggerebekan di Bandung, polisi sudah berupaya melakukan negosiasi terhadap para terduga teroris. Namun, upaya tersebut menurutnya, dijawab para teroris dengan tembakan dan ledakan.

"Kita nego kurang lebih sampai 3,5 jam. Untuk apa, tentunya mengurangi korban yang tidak perlu baik dari petugas maupun dari para tersangka. Setelah diberi waktu 3,5 jam, para teroris ini lakukan perlawanan. Sehingga kita lakukan langkah penegakan hukum. Dari langkah penegakan hukum ini, ada 3 orang yang terpaksa dilumpuhkan dan meninggal dunia," kata Timur.

Selain di Bandung, Densus 88 juga menggerebek terduga teroris di Kendal, Batang, dan Kebumen. Dari wilayah-wilayah itu, polisi menangkap 7 terduga teroris dan 4 lainnya tewas.

Korban tewas yang dikirim ke RS Polri adalah Budi Syarif alias Angga, Sarene, dan Jonet. Sementara seorang lagi yang tewas bernama Abu Roban alias Bambang alias Untung dibawa ke RS Bhayangkara, Semarang.

Penggerebekan teroris di Bandung dan Jateng diduga terkait dengan kasus terorisme yang terungkap sebelumnya di Poso, Makassar, Tambora, Depok, dan Bangka Jakarta Selatan.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rmd/slm)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
42%
Kontra
58%