detikcom
Rabu, 08/05/2013 22:25 WIB

Ini Identitas Lengkap 4 Terduga Teroris yang Dilumpuhkan di Bandung

Baban Gandapurnama - detikNews
Bandung - Tim Densus 88 berhasil melumpuhkan kelompok teroris di Bandung. Dari empat terduga teroris yang berhasil dilumpuhkan, tiga di antaranya tewas.

Hal itu disampaikan Kapolri Jenderal Timur Pradopo di lokasi penggerebekan teroris RT 2/RW 8 Batu Rengat, Cigondewah Hilir, Marga Asih, Rabu (8/5/2013) malam. Timur didampingi Wakapolri Komjen Nanan Sukarna, Kabareskrim Komjen Sutarman, Kapolda Jabar Irjen Tubagus Anis Angkawijaya.

"Yang hidup adalah Maksum dan Haris Fauzi. Yang meninggal Budi Syarif alias Angga, Sarene, dan Jonet," ujar Timur.
Maksum berhasil ditangkap tim Densus di Cipacing, Sumedang, Jawa Barat. Sementara Haris Fauzi dan tiga teroris yang tewas lainnya dilumpuhkan di Bandung.
Selain 5 terduga teroris tersebut, tim Densus juga dalam waktu bersamaan melumpuhkan seorang terduga teroris di Kendal dengan nama Abu Roban alias Bambang alias Untung.

Sementara upaya penyergapan di Kebumen, Jawa Tengah, lanjut Timur masih berlangsung.

"Karena ini semua masih proses semua, saya minta inisial. Yang di Kebumen inisialnya FL, kemudian satunya WN," tutur Timur.

Tiga terduga teroris yang tewas di Bandung dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk diautopsi.



Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(rmd/fjp)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close