detikcom
Rabu, 08/05/2013 21:43 WIB

Penggerebekan Teroris di Bandung

Selain di Bandung, Polisi Juga Sergap Terduga Teroris di Jateng

Baban Gandapurnama - detikNews
Bandung - Polisi menggelar operasi serentak untuk menangkap terduga teroris. Selain di Bandung, mereka menyergap sejumlah orang di 3 daerah di Jateng.

"Ada beberapa kelompok. Hari ini, selain di Bandung, kita operasi di Kendal, Batang, dan Kebumen," kata Kapolri Jenderal Timur Pradopo di lokasi penggerebekan teroris di Bandung, RT 2/RW 8 Batu Rengat, Cigondewah Hilir, Marga Asih, Rabu (8/5/2013) malam.

Timur memberikan keterangan usai operasi penyergapan terduga teroris tuntas. Ia didampingi Wakapolri Komjen Nanan Sukarna, Kabareskrim Komjen Sutarman, Kapolda Jabar Irjen Tubagus Anis.

"Yang di Kebumen masih dalam negosiasi hingga saat ini," ungkapnya.

Operasi penggerebekan teroris dilakukan setelah polisi mengembangkan kasus teror di berbagai wilayah seperti di Poso, Makassar, Solo, Jakarta (Tambora), Depok, dan Bekasi. "Jadi semua itu rangkaian dari operasi sebelumnya," tuturnya.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(try/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%