detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 16:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 08/05/2013 17:27 WIB

Suap Impor Daging

Sefti Nikahi Fathanah Bukan karena Harta, Tapi Ingin Keturunan

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Sefti Sanustika menikahi Ahmad Fathanah dengan status janda. Sang suami meninggal dunia sebelum memiliki anak. Karena itu, pernikahannya dengan Fathanah bukan karena harta, tapi untuk keturunan.

Ditemui di kediamannya di Depok, Jabar, Rabu (8/5/2013), wanita berusia 25 tahun ini bercerita soal awal mula pertemuannya dengan Fathanah sekitar tiga tahun silam. Semua berawal dari acara dangdut.

Saat itu, Fathanah mengaku Septi sebagai duda cerai. Hubungan mereka pun berlanjut ke jenjang pernikahan. Hingga akhirnya kini, Sefti memiliki satu anak dari Fathanah.

"Murni untuk ibadah dan ingin memiliki keturunan. Karena sebelumnya saya pernah menikah tapi ya.. suami saya meninggal," kata Sefti sambil berkaca-kaca.

Kini, Sefti harus berjuang sendirian untuk menghidupi anak si mata wayangnya. Harta pemberian Fathanah sudah disita KPK karena diduga berkaitan dengan pidana pencucian uang.

Meski begitu, Sefti tetap setia pada Fathanah. Dia akan berada di samping sang suami meski sudah mengaku khilaf dengan wanita-wanita tersebut.

"Kalau bukan saya yang mendukung siapa lagi," ungkapnya.




Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(fjp/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%