detikcom
Rabu, 08/05/2013 17:06 WIB

Teroris Batang Rampok Bank untuk Danai Aksi di Poso

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Densus 88/Antiteror menangkap dua terduga teroris di Kabupaten Batang (sebelumnya disebut Kendal), Jawa Tengah. Salah satu terduga teroris tewas terkena peluru senjata petugas. Pelaku yang juga terlibat dalam aksi perampokan beberapa bank, dana hasil rampokan mereka gunakan untuk pendanaan aksi di Poso.

"Rp 1 miliar lebih kurang mereka dapat dari hasil perampokan di bank. Uang itu dikumpulkan untuk dana teror di Poso," ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irjen (Purn) Ansyaad Mbai, kepada detikcom, Rabu (8/5/2013).

Penangkapan dilakukan di Kabupaten Kendal, Jateng. Namun Ansyaad belum merinci proses dan lokasi penangkapan tersebut.

"Mereka bersenjata," katanya tanpa merinci.

Menurut Ansyaad, dari penyelidikan sementara pihaknya, dua terduga teror yang salah satunya tewas, Abu Roban, merupakan kelompok Khalakah Ciledug. Mereka terkait dengan jaringan perampokan toko emas.

"Masih ada kaitan dengan Abu Omar," ujar Ansyaad.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ahy/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
42%
Kontra
58%
MustRead close