Detik.com News
Detik.com

Rabu, 08/05/2013 17:00 WIB

Usai UN SD, Mendikbud Umumkan Hasil Investigasi Kisruh UN

Rivki - detikNews
Jakarta - Mendikbud M Nuh sampai saat ini belum memberikan keterangan hasil investigasi terkait kisruh UN 2013 tingkat SMU. M Nuh berjanji akan sampaikan hasil investigasi usai UN tingkat SD.

"Kemungkinan Minggu depan, tunggu ujian SD selesai," kata M Nuh usai rapat paripurna kabinet di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (8/5/2013).

Lantas, apa alasan M Nuh memberikan keterangan hasil investigasi usai UN SD?

"Karena sekarang ujian kan masih berlangsung, jadi tunggu ujian SD selesai dulu. Supaya panitia bisa konsentrasi dan dari situ kita bisa sampaikan," ucapnya.

Terkait adanya kabar pejabat Kemendikbud yang mundur akibat kisruh UN, M Nuh berjanji akan mengungkapnya dalam kesempatan sama.

"Soal itu (pejabat yang mundur) akan saya sampaikan juga," ujar Nuh yang tangannya terlilit perban.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rvk/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%