detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 17:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 08/05/2013 17:00 WIB

Usai UN SD, Mendikbud Umumkan Hasil Investigasi Kisruh UN

Rivki - detikNews
Jakarta - Mendikbud M Nuh sampai saat ini belum memberikan keterangan hasil investigasi terkait kisruh UN 2013 tingkat SMU. M Nuh berjanji akan sampaikan hasil investigasi usai UN tingkat SD.

"Kemungkinan Minggu depan, tunggu ujian SD selesai," kata M Nuh usai rapat paripurna kabinet di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (8/5/2013).

Lantas, apa alasan M Nuh memberikan keterangan hasil investigasi usai UN SD?

"Karena sekarang ujian kan masih berlangsung, jadi tunggu ujian SD selesai dulu. Supaya panitia bisa konsentrasi dan dari situ kita bisa sampaikan," ucapnya.

Terkait adanya kabar pejabat Kemendikbud yang mundur akibat kisruh UN, M Nuh berjanji akan mengungkapnya dalam kesempatan sama.

"Soal itu (pejabat yang mundur) akan saya sampaikan juga," ujar Nuh yang tangannya terlilit perban.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rvk/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%