Detik.com News
Detik.com
Rabu, 08/05/2013 15:17 WIB

Siapa Wanita Berbaju Biru yang Bersama Fathanah di Kafe Dangdut Hotel Kaisar?

Ferdinan - detikNews
Siapa Wanita Berbaju Biru yang Bersama Fathanah di Kafe Dangdut Hotel Kaisar?
Jakarta - Sahrudin, sopir Fathanah punya cerita soal perempuan yang dekat dengan majikannya. Pada Januari 2013, dia pernah menjemput Fathanah dan seorang perempuan berbaju biru. Siapa perempuan itu?

"16 januari 2013 dini hari saya pernah mengantarkan Ahmad Fathanah ke Hotel Kaisar untuk menurunkan yang bersangkutan di Kafe Dangdut di basement Hotel Kaisar sekitar pukul 02.00 WIB. Saudara Ahmad Fathanah meminta saya untuk menjemputnya di basement, pada saat itu ada seorang wanita yang seingat saya berpakaian warna biru ikut masuk ke dalam mobil," jelas Sahrudin.

Pengakuan itu dituangkan Sahrudin dalam berita acara pemeriksaan (BAP) yang dibacakan pengacara Juard Effendi, Bambang di Pengadilan Tipikor, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (8/5/2013).

Sahrudin tak mengenal perempuan itu. Tapi, saat itu dia mengantarkan perempuan berbaju biru ke suatu tempat di Jakarta Timur.

"Diturunkan ke Rawamangun," imbuhnya.

Sayangnya usai sidang Sahrudin tak mau berbicara soal identitas perempuan itu. Ditanya dia hanya menggeleng saja. "Nggak tahu," jelas Sahrudin sambil berlalu.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fdn/ndr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%