detikcom
Rabu, 08/05/2013 13:59 WIB

KPU DKI: Semua Bacaleg DPRD DKI Belum Memenuhi Syarat

Danu Damarjati - detikNews
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mengumumkan hasil verifikasi administrasi bakal calon legislatif DPRD. Hasilnya, belum ada partai yang memenuhi persyaratan administratif secara sempurna.

"Hampir tidak ada satupun yang memenuhi syarat. Kalau angkanya nanti dicek dulu," kata Ketua KPU DKI Dahliah Umar pada pengumuman di Hotel Acacia, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2013).

Meski semua parpol dinyatakan belum lengkap secara adminsitratif, ada dua partai yang dinilai sudah cukup lengkap.

"Partai yang agak lengkap itu PKB dan PKS. kalau PKB hanya beberapa caleg saja di dapil III dan IV. PKS sebenarnya semua sudah memenuhi syarat, tinggal kesehatan rohaninya saja yang kurang," kata Dahliah.

Kebanyakan caleg parpol tidak melengkapi detil persyaratan seperti ijazah yang dilegalisir, surat kesehatan, dan surat bebas narkoba. Juga, para bacaleg banyak yang tak melengkapi syarat berkas BB 8 dan BB 9 yang tidak lengkap.

BB 8 adalah pernyataan untuk tidak berpraktik sebagai akuntan publik, advokat/pengacara, notaris, pejabat pembuat akta tanah (PPAT) atau melakukan pekerjaan penyedia barang dan jasa yang berhubungan dengan keuangan negara serta pekerjaan lain yang dapat menimbulkan konflik kepentingan.

Sedangkan formulir model BB 9 berisi surat pernyataan bersedia untuk tidak merangkap jabatan sebagai pejabat Negara lainnya, direksi, komisaris, dewan pengawas dan karyawan pada BUMN dan/atau BUMD serta badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara.

"Banyak yang tidak mengisi BB 8 dan 9. Padahal wajib," kata Ketua Pokja Pencalonan Anggota Legislatif KPU DKI, Sumarno.

Untuk syarat minimal 30 % keterwakilan perempuan, semua parpol sudah memenuhi persyaratan. PPP berada di peringkat pertama dalam persentase keterwakilan perempuan, yaitu sebesar 36 %.

Urutan kedua ditempati Partai NasDem, PDIP, dan PKS yang memenuhi 35 % keterwaklilan perempuan. Peringkat tiga ditempati Partai Demokrat dengan 34 %. Peringkat empat diisi oleh Partai Golkar, PAN, dan PBB dengan 33 %. Sementara di urutan buncit ada PKB, Partai Gerindra, Hanura, dan PKPI dengan 32 % keterwakilan perempuan.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(dnu/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%