Detik.com News
Detik.com
Rabu, 08/05/2013 13:28 WIB

5 Mantan Cagub-cawagub Ini Tak Lolos Verifikasi Bacaleg

M Iqbal - detikNews
5 Mantan Cagub-cawagub Ini Tak Lolos Verifikasi Bacaleg
Jakarta - Mantan calon gubernur dan wakil gubernur yang gagal dalam Pilkada memilih menjadi calon anggota DPR RI. Namun, beberapa diantara mereka ternyata didapati tak lolos verifikasi berkas persyaratan bakal caleg. Siapa saja?

Berdasarkan hasil verifikasi berkas persyaratan yang dipublikasikan KPU seperti dikutip Rabu (8/5/2013), setidaknya terdapat 5 mantan cagub dan cawagub yang dinyatakan tak lolos verifikasi berkas persyaratan bakal caleg.

Pertama adalah mantan Cagub DKI Hidayat Nur Wahid yang maju dari daerah pemilhan DKI Jakarta II. Politisi PKS itu tak lolos verifikasi karena tak menyerahkan Formulir BB-8 dan BB-9, kemudian pada Formulir BB, BB-1, BB-3, BB-10 dan BB-11 tidak ada stempel basah. Hidayat juga tidak melampirkan soft copy pas foto serta tidak melampirkan surat keterangan sehat rohani (jiwa).

Kemudian Mantan Cagub Jawa Barat Rieke Diah Pitaloka yang maju dari PDIP Dapil Jawa Barat VII, tak lolos verifikasi karena tak melampirkan formulir BB-8 (Surat pernyataan bersedia tidak berpraktik sebagai akuntan, advokat, notaris). Kemudian pada formulir BB-10 dan BB-11 tidak mencantumkan penempatan dapil dan nomor urut.

Lalu mantan Cagub Sumut Effendi MS Simbolon dari PDIP di Dapil DKI Jakarta III, tak lolos verifikasi karena pada formulir BB, BB-1 sampai BB-13 pada kolom tandatangan tidak mencantumkan nama. Tidak ada formulir BB-8, lalu penempatan Dapil di formulir BB-10 tidak sesuai dengan formulir BA. Begitu juga formulir BB-11 tidak mencantumkan dapil dan nomor urut serta tidak ada surat keterangan bebas narkoba.

Mantan Cawagub DKI Didik J. Rachbini dari PAN di Dapil DKI Jakarta I, tak lolos verifikasi karena tidak melampirkan soft copy pas foto. Satu lagi mantan Cawagub DKI Biem Triani Benjamin dari Gerindra di Dapil DKI Jakarta II tak lolos verifikasi karena pada formulir BB-10 dan BB-11 tak ada nomor urut.

Biem juga tak melampirkan surat keterangan sehat jasmani dan rohani, surat keterangan terdaftar sebagai pemilih, surat keterangan bebas narkoba, foto copy ijazah s1 tak dilegalisir, dan pas foto yang terlampir 4x6 seharusnya 3x4.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bal/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%