Detik.com News
Detik.com
Rabu, 08/05/2013 12:58 WIB

Suap Impor Daging

Seperti Tri Kurnia, Istri Muda Fathanah Juga Pernah Dibelikan Hermes

Fajar Pratama - detikNews
Seperti Tri Kurnia, Istri Muda Fathanah Juga Pernah Dibelikan Hermes Sefti (Foto: Fajar detikom)
Jakarta - Sefti Sanustika kaget begitu mendengar sahabatnya, Tri Kurnia Puspita, diberi sejumlah barang mewah mulai dari gelang Hermes hingga mobil Honda Freed oleh sang suami, Ahmad Fathanah. Ternyata, Sefti juga pernah diberi barang yang sama.

"Hermes saya juga dibeliin sama bapak," kata Sefti saat ditemui detikcom dan Trans7 di kediamannya di Depok, Jabar, Rabu (8/5/2013).

Karena itu, Sefti sempat berprasangka buruk kalau barang produksi Hermes itu dibeli oleh Fathanah bersamaan dengan untuk Tri. "Jangan-jangan bareng belinya," imbuhnya.

Wanita berusia 25 tahun ini pun bercerita awal mula perkenalan Tri dengan Fathanah. Saat itu, pada bulan Juli 2012, Sefti pernah diajak ke Makassar oleh Fathanah untuk mengisi sebuah acara. Di sana, Sefti membawa artis lain, salah satunya Tri Kurnia.

"Dari situ saya kenalin sama suami saya," imbuhnya.

Namun ternyata, Tri Kurnia mengkhianati persahabatannya dengan Sefti dengan menjalin hubungan bersama Fathanah. Sefti pun emosi, bahkan sempat melabrak penyanyi dangdut tersebut.

Kini, Honda Freed, gelang Hermes dan jam Rolex milik Tri yang diberi Fathanah sudah disita KPK.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mad/nwk)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%