detikcom
Rabu, 08/05/2013 12:15 WIB

Suap Impor Daging

Ini Dia Tri Kurnia, Pedangdut Teman Wanita Fathanah

Fajar Pratama - detikNews
Sefti (kiri), Tri (kanan)
Jakarta - Tri Kurnia Puspita disebut KPK sebagai teman tersangka korupsi sapi impor Ahmad Fathanah. Sejumlah harta disita dari wanita muda tersebut. Ini dia sosoknya.

Adalah istri muda Fathanah, Sefti Sanustika, yang menunjukkan foto tersebut. Mereka berpose di Makassar dengan kacamata hitam. Kala itu, ketiganya mengisi acara dangdut. Ada tiga sosok di foto itu, namun satu wanita lagi disamarkan identitasnya.

Di foto itu, Tri Kurnia tampil cantik dengan baju abu-abu dan hijab berwarna gelap. Kacamata pelindung sinar matahari berwarna biru muda terpasang di wajahnya. Senyumnya pun merekah.

"Saya dan Tri pernah nyanyi dangdut bareng di sekitaran Jakarta. Dari situ kenal sama Tri," kata Sefti saat ditemui detikcom dan Trans7 di kediamannya di Depok, Jabar, Rabu (8/5/2013).

KPK sudah menyita mobil Honda Freed, gelang Hermes dan jam Rolex dari Tri Kurnia. Barang itu diduga berasal dari hasil pencucian uang korupsi.

"Saksikan wawancara eksklusif Sefti Sanustika, istri muda tersangka kasus pencucian uang dan suap sapi impor Ahmad Fathanah, di Redaksi Sore Trans7 pukul 16.15 WIB."

Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(fjp/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%