Detik.com News
Detik.com
Selasa, 07/05/2013 17:29 WIB

Perampok di Pondok Gede Tega Perkosa Pembantu yang Masih ABG

Asep Astrajingga - detikNews
Bekasi - Perampok menyatroni perumahan di Pondok Gede, Bekasi. Selain menggondol ponsel dan uang, ia juga memerkosa pembantu. Polisi masih memburu pelaku.

Informasi dari kepolisian, saat kejadian, korban yang berusia 13 tahun tengah sendiri di rumah majikan. Seorang pria datang dan mengaku sebagai tukang yang akan memperbaiki atap rumah. Tanpa curiga, korban membukakan pintu dan mengantarnya ke lantai 2.

Saat berada di kamar utama, pelaku membenturkan kepala korban ke dinding hingga pingsan. Beberapa saat kemudian, korban sadar dalam keadaan tangan dan kaki terikat. Tubuhnya hanya tertutup handuk warna putih.

"Korban masih diperiksa ke rumah sakit terkait dugaan (pemerkosaan) itu," kata Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kompol Nuredy kepada detikcom, Selasa (7/5/2013).

Polisi memeriksa sejumlah saksi untuk menyelidiki kejadian tersebut. Berdasarkan pemeriksaan TKP, kerugian materiil sekitar Rp 1,5 juta.

"Pelaku seorang, masih kami kejar," tutupnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(try/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%