Selasa, 07/05/2013 15:16 WIB

Siap Lindungi Buruh Korban Perbudakan, LPSK Minta KontraS Lengkapi Berkas

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menerima permohonan perlindungan saksi dari Kontras untuk kasus dugaan praktek perbudakan buruh di Tanggerang. Untuk keperluan administrasinya, KonstraS diminta segera melengkapi berkasnya.

"Terkait kasus panci, buruh-buruh pabrik, tadi kami telah menerima permohonan dan perlindungan saksi dan korban dari Kontras," ujar anggota divisi pemenuhan hak asasi saksi dan korban, Lili Piantuli Siregar, usai menerima permohonan resmi Kontras, di kantornya Jl. Proklamasi No 56, Jakarta Pusat, Selasa (7/5/2013).

Lili mengatakan pihaknya telah melakukan kordinasi dengan Kontras sebagai pemohon perlindungan kasus perbudakan buruh panci di Tanggerang.
"Kami sepakat untuk memberikan layanan penuh, soal kemananan walau ancaman fiisk belum terlalu nyata karena ke 38 korban telah kembali di Lampung Utara, Cianjur dan Bandung," tuturnya.

Lili mengatakan perlindungan yang dimaksud oleh pemohon terkait dengan jalannya proses penyidikan oleh pihak kepolisian dalam melakukan BAP.

"Karena paska BAP pasti ada tindakan lanjutan, apakah ada yang luput kemudian medis psikologi, setidaknya para korban dapat segera pulih secara fisik maupun psikis agar siap memberikan keterangan saksi saat persidangan," ujar

Ia menuturkan pemohon sendiri melihat dari proses BAP yang dilakukan pihak kepolisian yang ditekankan hanya pasal penganiayaan. Sementara kita melihat dari 38 buruh tersebut ada sebagian anak-anak.

"Nantinya kita juga lihat apakah bisa didorong uu 21 tahun 2007 tentang perdagangan orang, sehingga nanti akan kita telaah, anak-anak tesebut butuh perlindungan, dengan tetap mengacu UU 13 Tahun 2006," imbuhnya.

Menurutnya ia meminta agar pemohon bisa memerampungkan berkasnya, sehingga dapat ditindak-lanjuti dalam paripurna LPSK .

"Mudah-mudahan minggu depan kita sudah bisa memberikan perlindungan ini, karena para korban tentu akan segera diambil proses BAP-nya," tandasnya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(edo/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%