Selasa, 07/05/2013 15:04 WIB

Pemilik Pabrik Pelaku Perbudakan akan Dijerat Pasal Human Trafficking

E Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Penerapan pasal terhadap tersangka kasus perbudakan buruh di Tangerang, Yuki Irawan terus dikaji. Adanya dugaan tindak pidana human trafficking dalam proses perekrutan para buruh juga akan diterapkan kepada pemilik pabrik.

"Kita coba masukan human trafficking, kita kembali ke hulu, bagaimana perekrutan buruhnya, apakah ada iming-iming yang tidak sesuai kenyataan atau tidak," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (7/5/2013).

Rikwanto menambahkan, Yuki juga kemungkinan dijerat dengan pasal 372 KUHP tentang penggelapan.

"Atau yang berkaitan human traficking juga coba dimasukkan, termasuk perekrutan awal agar pasal ini terpenuhi," kata Rikwanto.

Rikwanto melanjutkan 34 buruh yang dipekerjakan Yuki itu berasal dari Lampung dan Cianjur, Jawa Barat. Mereka direkrut oleh dua orang berinisial J dan U.

Saat ini, polisi masih mencari keduanya untuk dimintai keterangan.

"Yang merekrut sudah diketahui, J dan U. Hanya keberadaan belum diketahui," kata Rikwanto.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mei/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%