detikcom
Selasa, 07/05/2013 14:25 WIB

100% Caleg PKS Tak Memenuhi Syarat Karena Belum Psikotes

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - 100 Persen bakal caleg PKS tak memenuhi syarat verifikasi awal Daftar Caleg Sementara (DCS) KPU. Ada surat keterangan jasmani dan rohani yang belum dilengkapi.

"Ternyata harus surat keterangan jasmani dan rohani dari psikolog jadi kita harus psikotes," jelas Kepala Divisi Humas PKS Mardani saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (7/5/2013).

Menurut Mardani, persiapan pencalegan PKS sudah matang. Pencalegan dikoordinasi oleh panitia nasional.

"Sebenarnya ada 5 syarat yakni surat DPP yang diteken presiden dan sekjen, KTP, KTA, surat keterangan dokter, dan terdaftar sebagai pemilih di TPS, semuanya lengkap," katanya.

"Jadi kalau 100 persen tidak lulus karena ada perbedaan persepsi dengan KPU. Menurut kita keterangan sehat jasmani dan rohani cukup dari dokter," lanjut Mardani.

Tapi PKS akan menurut persyaratan KPU. PKS akan menggelar psikotes bagi semua calegnya.

"Itu sih sederhana, tinggal kita ke RSUD yang memiliki bagian kejiwaan untuk psikotes sebanyak 342 pertanyaan yang dibolak-balik itu," pungkasnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil verifikasi Daftar Caleg Sementara (DCS) dari 12 parpol peserta Pemilu 2014. Hasilnya 4.701 bakal caleg dinyatakan tak memenuhi syarat, tak satu pun bakal caleg PKS, PPP, dan PKPI memenuhi syarat.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(van/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%