detikcom
Selasa, 07/05/2013 14:23 WIB

Polisi Gerebek Gudang Penimbunan BBM Bersubsidi di Pekanbaru

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru - Polisi menggerebek lokasi penimbunan BBM di Pekanbaru. Dua 2 ton minyak tanah (mitan) disita dan seorang diamankan.

Lokasi penggerebekan adalah gudang di Jalan Gurami, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru. Di tempat tersebut polisi menemukan 21 drum minyak tanah.

"BBM yang kita gerebek merupakan bersubsidi," kata Kapolsek Rumbai Pesisir Kompol Irwan Harahap kepada wartawan, Selasa (7/5/2013).

Dari lokasi pengerebekan, polisi mengamankan pelaku inisial An (72). Hasil pemeriksaan sementara, pelaku mendatangkan BBM dari Sumatera Barat. Dia dibantu seseorang berinisial AR.

"Setelah dikumpulkan, BBM dijual di Pekanbaru," kata Irwan Harahap.

Polisi masih memburu inisial AR. "Kita masih selidiki siapa AR tersebut," kata Kapolsek Rumbai Pesisir.

Pemilik gudang mengaku membeli mitan subsidi dengan harga Rp 6 ribu per liter. Sedangkan harga mitan di tingkat pengecer di Pekanbaru menembus harga Rp 10 ribu.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(cha/try)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%