detikcom
Selasa, 07/05/2013 13:33 WIB

4 Tersangka Korupsi yang Punya Hubungan dengan Para Perempuan Cantik

Nograhany Widhi K - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 3 dari 5 Next »
dok detikcom
2. Widjanarko Puspoyo

Kasus korupsi dilakukan oleh mantan Dirut Bulog Widjanarko Puspoyo atas kasus korupsi impor fiktif sapi dari Australia dan impor beras dari Vietnam.

Setelah kasus ini terungkap ternyata diketahui pula bahwa ia punya hubungan dengan beberapa wanita simpanan, selain istrinya, Endang Ernawati. Satu wanita yang namanya sudah beredar luas adalah Ely Roplina. Wanita tersebut dikabarkan menikah dengan Widjan tahun 1997 dan dikarunia satu anak. Sedangkan wanita simpanan yang lain adalah seorang warga negara Tiongkok, bernama Zhouw Cui Lie.

Keberadaan istri kedua Widjan ini juga dikonfirmasi Kejagung. Kejagung saat itu juga memburu Elly Roplina yang sempat dipanggil dua kali, namun selalu mangkir.

Pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Widjan divonis 10 tahun penjara, dan denda Rp 600 juta subsider 6 bulan, dan diwajibkan membayar uang pengganti Rp 78,33 miliar. Mahkamah Agung (MA) memvonis mantan Dirut Bulog Widjanarko Puspoyo 10 tahun penjara. Selain itu dia pun wajib membayar denda Rp 500 juta atau penjara 6 bulan.

Next page :
3. Djoko Susilo



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close