detikcom
Selasa, 07/05/2013 09:52 WIB

Tunggu! PT KAI Akan Siapkan Kereta Tambahan untuk Pemudik Lebaran

Ahmad Toriq - detikNews
Foto: Ilustrasi (detikcom)
Jakarta - Pembelian tiket kereta api ke arah kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur mengalami kenaikan signifikan sejak hari pertama penjualan tiket mudik untuk H-5 lebaran pada 3 Mei lalu. Berusaha untuk melayani sebanyak mungkin pemudik, PT KAI akan berusaha menyiapkan kereta tambahan.

"Opsinya kalau ada cadangan kereta akan kita tambah," kata Kahumas Daops I PT KAI, Sukendar Mulya, saat dihubungi detikcom, Selasa (7/5/2013).

PT KAI akan mencoba melihat stok kereta yang siap pakai. Jika memang ada kereta cadangan yang layak, maka akan digunakan untuk kereta tambahan.

"Kita lihat celengan keretanya dulu," tuturnya.

Pembelian tiket kereta api untuk periode menjelang lebaran memang sudah meningkat tajam. Sesuai peraturan, pembelian tiket kereta api bisa dilakukan 90 hari sebelum tanggal pemesanan.

Saat detikcom mencoba untuk memesan tiket kereta melalui tiket.kereta-api.com pukul 09.30 WIB hari ini, tiket kereta ke Yogyakarta dan Solo untuk keberangkatan tanggal 5 Agustus 2013 (H-3 lebaran) telah habis. Pemesanan tiket H-3 akan dibuka pada Rabu besok hari. Sedangkan untuk pemesanan tiket H-2, akan dibuka Kamis, begitu seterusnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(trq/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close