Detik.com News
Detik.com
Selasa, 07/05/2013 05:13 WIB

Babak Baru Kasus Suap Sapi Impor Bersama Model Seksi Vitalia Sesha

Ahmad Toriq - detikNews
Halaman 1 dari 2
Babak Baru Kasus Suap Sapi Impor Bersama Model Seksi Vitalia Sesha Vitalia Sesha (Foto: Andry Novelino/MALE/detikcom)
Jakarta - Laiknya sinetron, kasus suap sapi impor bergulir dengan episode yang kian menyita perhatian publik. Setelah muncul nama Ayu Azhari di jajaran 'pemeran' baru, kini seorang model seksi bernama Vitalia Sesha ikut terseret dalam pusaran kasus ini.

Kasus dugaan suap daging sapi impor kini memang kembali memasuki babak baru. Disebut babak baru karena ada 'pemeran' baru di dalam kasus yang melibatkan pria asal Makassar bernama Ahmad Fathanah ini. Pemeran baru itu bernama Vitalia Sesha, seorang model majalah pria dewasa.

Nama Vitalia pertama kali muncul dalam kasus suap daging sapi impor terkait penyitaan mobil Honda Jazz bernopol B 15 VTA milik tersangka Ahmad Fathanah. Juru bicara KPK Johan Budi menyebut mobil itu disita dari seorang perempuan muda bernama Vitalia Sesha.

KPK kemudian memeriksa Vitalia. Dari pemeriksaan terungkap bahwa Fathanah memberikan mobil Honda Jazz tersebut kepada Vitalia. Bahkan bukan hanya mobil, Fathanah juga memberikan jam tangan merek Chopard yang nilainya disinyalir hingga puluhan juta rupiah serta sejumlah uang.

Pemeriksaan pun terus bergulir. Total sudah dua kali lembaga antikorupsi itu memeriksa Vitalia. Namun hingga saat ini KPK belum bisa memastikan hubungan Vitalia dengan Fathanah.

Lalu siapa Vitalia? Apakah dia istri muda Fathanah?

Kepada penyidik KPK, dalam pemeriksaan, Vitalia mengaku bahwa hubungannya dengan Fathanah hanya sebatas teman. Manajernya, Yuni, juga membantah jika Vitalia disebut sebagai istri muda Fathanah.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(trq/fiq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%