detikcom
Senin, 06/05/2013 19:18 WIB

Hasil Lelang Jabatan Berupa Mutasi, Promosi atau Pengukuhan

Mulya Nurbilkis - detikNews
Jakarta - Seleksi lelang jabatan camat dan lurah DKI Jakarta tahap dua akan dimulai esok hari pukul 08.00 WIB. Hasil seleksi bisa berupa mutasi, promosi atau pengukuhan jabatan lurah dan camat peserta lelang.

"Hasilnya nanti bisa saja bersifat promosi, mutasi atau pengukuhan," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), I Made Karmayoga di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2013).

Promosi yang dimaksud, bila yang peserta seleksi direkomendasikan untuk menduduki jabatan lebih tinggi dibanding yang sedang dijabat saat ini. Mutasi bisa direkomendasikan untuk berpindah wilayah namun tetap sebagai camat atau lurah.

"Atau bisa jadi mereka dikukuhkan di wilayah yang mereka jabat saat ini karena lulus di daerah itu," ujarnya.

Made menjelaskan jika hasil penilaian tahap pertama akan digabungkan dengan penilaian tahap kedua yang akan digelar esok hari. Akumulasi penilaian itulah yang akan menentukan calon lurah dan camat lulus atau tidak ke tahapan uji publik.

"Nanti skornya digabung. Nanti keluar lah kandidat. Ada yang tidak masuk, ada yang masuk. Nanti baru diuji publik," ujarnya.

Tahap kedua seleksi lurah camat ini akan dilaksanakan sejak tanggal 7 Mei hingga 11 Juni 2013. Hasil seleksinya akan diumumkan di website Jakarta.go.id dan poster.

"Keluar hasilnya di website, cetak poster, terus sambil uji publik, Baperjab jalan terus," terangnya.

Uji publik akan dilakukan secara bersamaan dengan tes kesehatan dan sidang dewan jabatan dan kepangkatan Baperjab. Sekitar 311 jumlah kursi camat dan lurah di lelang dan akan diumumkan tanggal 21 Juni 2013.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(lh/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%