Senin, 06/05/2013 14:47 WIB

Ini Model Seksi Vitalia yang Sempat Diperiksa KPK Terkait Fathanah

Indra Subagja - detikNews
youtube
Jakarta - Model Seksi Vitalia Sesha tiba-tiba mencuat namanya terkait Ahmad Fathanah. KPK pernah memeriksa Vitalia dua kali sebagai saksi. KPK juga sudah menyita jam tangan Chopard dan Honda Jazz pemberian Fathanah. Bagaimana sosok Vitalia?

Berdasarkan penelusuran, Senin (6/5/2013), Vitalia bisa dilihat di youtube. Dalam tayangan video itu Vita merupakan model majalah pria dewasa Popular. Video di youtube itu juga bagian dari sesi pemotretan.

Manajer Vitalia, Yuni yang dikonfirmasi mengaku dia masih berkonsultasi dengan pengacara soal nama Vita yang ramai di media. "Kita sedang konsultasi dengan pengacara," jelas Yuni.

Yuni tak mau berkomentar banyak. Pastinya kata dia, nanti pengacara akan meluruskan soal posisi Vitalia di kasus Fathanah.

"Vita sedang di luar kota, nanti pengacara akan menjelaskan. Isunya kan di media itu sampai katanya istri muda, itu nggak benar. Nanti saya hubungi," tutup Yuni.

Dalam video d youtube itu, penampilan Vita memang menawan. Dengan lingerie dia berpose sensual untuk pengambilan gambar.

KPK juga menyebut, kepada penyidik, Vitalia mengaku dirinya hanya sebatas teman dengan Fathanah. "Dia mengaku teman," jelas juru bicara KPK Johan Budi.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ndr/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%