Senin, 06/05/2013 14:35 WIB

Ingin Bercinta Ala Gaya Film Porno, Suami Digugat Istri

Andi Saputra - detikNews
ilustrasi (thinkstock)
Jakarta - Usai menonton film porno, suami (51) minta dilayani istrinya (51) seperti dalam berbagai adegan di film tersebut. Namun, istri memberontak dan akhirnya mengajukan gugat cerai atas perkawinan yang telah dikaruniai 3 anak itu.

Seperti dilansir website Mahkamah Agung (MA), Senin (6/5/2013), putusan itu dijatuhkan Pengadilan Agama Mempawah, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

"Suami saya sekali meminta saya melakukan hubungan badan mengikuti gaya blue film," demikian kesaksian istri di halaman 4 putusan itu.

Akibat penolakan ini, suami pun berang dan memukul istrinya. Akibatnya, istri menjadi trauma setiap kali diajak berhubungan badan kembali.

"Saya sering menolak apabila diajak hubungan secara wajar karena selalu ingat dengan peristiwa ketika diminta untuk dilayani dengan cara mengikuti gaya blue film," beber sang istri.

Suami yang sehari-hari bekerja sebagai petani pun membantah tudingan itu. Menurut sang suami, dia sudah meminta dilayani secara wajar setelah pulang dari Afrika. Suami mengaku pernah sekali meminta dilayani mengikuti gaya blue film.

"Saya tidak memukul, namun hanya pernah menarik rambut dan marah serta tersinggung karena usai melakukan hubungan badan, istri langsung mandi," kata suami membela diri.

Atas percekcokan panjang tersebut, majelis hakim yang terdiri dari Azimar Rusydi, Uswatun Hasanah dan M Lukman Hakim mengabulkan permohonan gugatan itu.

"Menjatuhkan talak satu bain sughra Tergugat terhadap Penggugat," demikian putus majelis hakim pada 11 Jumadil Akhir 1433 H atau bertepatan dengan 3 Mei 2012 silam.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(asp/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%