detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 22:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 06/05/2013 13:52 WIB

Walikota Makassar Jadi Saksi untuk Kasus Fathanah

Rina Atriana - detikNews
Ahmad Fathanah.
Jakarta - Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin memenuhi panggilan penyidik KPK untuk menjadi saksi dalam kasus dugaan pencucian uang yang dilakukan Ahmad Fathanah. Ilham mengaku mengenal Fathanah sebagai sesama etnis Makassar.

"Kenal lah (sama Fathanah) karena sama-sama orang Makassar," kata Ilham yang mengenakan batik cokelat, setibanya di Kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (6/5/2013).

Ilham tak menjelaskan lebih jauh mengenai keterkaitannya dengan pencucian uang Ahmad Fathanah. Namun, dia membantah tegas saat ditanya apakah pernah menerima aliran dana dari Fathanah.

"Nggak ada itu," ujar Ilham.

Ahmad Fathanah adalah tersangka korupsi dugaan suap impor daging sekaligus kasus pencucian uang. Terkait pencucian uang, KPK telah menyita 5 mobil milik Fathanah, terbaru adalah Honda Jazz berwarna putih. Selain itu telah disita juga sebuah jam tangan mewah bermerk Chopard terkait Fathanah dari perempuan bernama Vitalia Sesya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rna/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close