detikcom
Senin, 06/05/2013 12:58 WIB

2 Anggota TNI Terluka Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Yogya

Edzan Raharjo - detikNews
Yogyakarta - 2 Anggota TNI Yonif 403/WP, Praka Lermatan dan Praka Silvester, mengalami luka karena dikeroyok sekelompok pemuda di Yogya. Polisi sudah menangkap sebagian pelaku. Sisanya masih buron.

Kepala Penerangan Korem 072/PMK, Kapten Infantri M Munasik, mengatakan 2 pelaku pengeroyokan sudah ditangkap polisi. Pelaku saat ini telah diamankan di Polres Sleman.

"Secara hukum kasusnya ditangani Polres Sleman. Masih ada DPO nya," kata Munasik, saat dihubungi, Senin (6/5/2013).

Untuk mengantisipasi agar masalahnya tidak meluas, Korem dan Kodim telah memberi pengarahan kepada anggotanya.

Korban dirawat di RS TNI di Magelang. "Tapi kondisi pastinya saya belum monitor," katanya.

Pengeroyokan tersebut terjadi di minimarket Jl Seturan, Babarsari, Sleman, Minggu (5/5) kemarin. Saat itu kedua anggota TNI menegur kelompok pemuda yang tidak mau membayar kekurangannya di minimarket. Namun anggota TNI tersebut justru dikeroyok.

Hingga saat ini polisi belum memberikan keterangan detail atas kejadian tersebut.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(try/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%