detikcom
Senin, 06/05/2013 12:30 WIB

Akhirnya Salinan Putusan PK Prita Mulyasari Sampai di PN Tangerang

Andi Saputra - detikNews
Jakarta - Setelah menanti 8 bulan lamanya, akhirnya Prita Mulyasari mendapatkan salinan putusan yang membebaskannya. Prita sendiri kini maju menjadi caleg DPR lewat PDIP.

"Baru saja saya ditelepon petugas Pengadilan Negeri (PN) Tangerang jika putusan Peninjauan Kembali (PK) Ibu Prita sudah sampai," kata kuasa hukum Prita, Slamet Yuwono kepada wartawan, Senin (6/5/2013).

Vonis bebas Prita diketok pada 17 September 2012 dengan amar MA mengabulkan permohonan peninjauan kembali (PK) Prita. MA menganulir putusan pidana PN Tangerang dan kasasi MA. Putusan ini diketok oleh majelis hakim agung dengan ketua Djoko Sarwoko dengan hakim anggota Surya Jaya dan Suhadi pada 17 September 2012.

"Insya Allah besok kita ambil salinan putusannya," papar Slamet.

Putusan Prita dinilai sangat penting sebab bisa menjadi yurisprudensi untuk kasus serupa. Sehingga dari putusan Prita dapat dipelajari banyak hal untuk kasus-kasus yang dijerat dengan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

"Kami belum baca putusaannya, tapi intinya bebas," jelas pengacara dari kantor OC Kaligis ini.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(asp/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%