detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 12:28 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 06/05/2013 11:58 WIB

Suap Sapi Impor

KPK: Honda Jazz Terkait Fathanah Disita dari Tangan Vitalia Sesha

Rina Atriana - detikNews
Jakarta - KPK bicara soal Honda Jazz bernopol B 15 VTA yang disita terkait kasus pencucian uang Ahmad Fathanah. KPK menyebut, kendaraan itu disita dari seorang perempuan muda. Siapa?

"Mobil itu dalam penguasaan Vitalia Sesha," jelas juru bicara KPK Johan Budi saat dikonfirmasi, Senin (6/5/2013).

Johan menerangkan, KPK menyita mobil itu pada Kamis (2/5). Mobil itu, lanjut Johan, berdasarkan pengakuan Vita, diberikan Fathanah.

"Mobilnya sudah ada di KPK sekarang," jelas Johan. Siapa Vitalia ini belum jelas identitasnya. Apakah dia model seksi itu juga belum diketahui.

Fathanah kini mendekam di Rutan KPK. Dia menjalani proses hukum atas kasus suap impor daging sapi dan pencucian uang. Fathanah diduga mengalirkan uangnya ke sejumlah pihak.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(rna/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%