Detik.com News
Detik.com
Senin, 06/05/2013 11:58 WIB

Suap Sapi Impor

KPK: Honda Jazz Terkait Fathanah Disita dari Tangan Vitalia Sesha

Rina Atriana - detikNews
KPK: Honda Jazz Terkait Fathanah Disita dari Tangan Vitalia Sesha
Jakarta - KPK bicara soal Honda Jazz bernopol B 15 VTA yang disita terkait kasus pencucian uang Ahmad Fathanah. KPK menyebut, kendaraan itu disita dari seorang perempuan muda. Siapa?

"Mobil itu dalam penguasaan Vitalia Sesha," jelas juru bicara KPK Johan Budi saat dikonfirmasi, Senin (6/5/2013).

Johan menerangkan, KPK menyita mobil itu pada Kamis (2/5). Mobil itu, lanjut Johan, berdasarkan pengakuan Vita, diberikan Fathanah.

"Mobilnya sudah ada di KPK sekarang," jelas Johan. Siapa Vitalia ini belum jelas identitasnya. Apakah dia model seksi itu juga belum diketahui.

Fathanah kini mendekam di Rutan KPK. Dia menjalani proses hukum atas kasus suap impor daging sapi dan pencucian uang. Fathanah diduga mengalirkan uangnya ke sejumlah pihak.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rna/ndr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%