Detik.com News
Detik.com
Senin, 06/05/2013 09:55 WIB

Suporter-Warga Bentrok di Purwodadi, TNI-Polisi Siaga & Jalan Diblokir

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Suporter-Warga Bentrok di Purwodadi, TNI-Polisi Siaga & Jalan Diblokir Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Purwodadi - Situasi di Pasar Godong, Purwodadi, Jawa Tengah masih mencekam menyusul bentrok warga dengan suporter bola. Sejumlah toko dirusak dan aparat TNI/Polri masih berjaga-jaga.

Ratusan personel TNI dari Kodam IV Diponegoro tiba dengan 8 truk di Pasar Godong yang tepatnya berlokasi di Kecamatan Godong, Kabupaten Grobokan, Purwodadi, Jawa Tengah, Senin (6/5/2013). Demikian pula dengan personel polisi.

Perekonomian di pasar tersebut kini lumpuh. Pertokoan tutup dan hanya ada sedikit pedagang makanan dan minuman yang masih menjajakan dagangannya. Kaca-kaca terlihat berserakan di depan pertokoan yang dirusak.

Arus lalu lintas dari arah Semarang-Purwodadi ditutup. Kendaraan dialihkan lewat Demak dan jalan perkampungan. Warga yang mengendarai motor berpelat H juga diminta polisi berputar balik sebelum Desa Bugel. Jalanan di desa itu diblokir warga dan hanya bisa dilintasi separo lajur.

"Suporter masih ada di Polsek Godong dan kecamatan. Kami khawatir mereka dicegat warga," kata seorang personel Polsek Godong.

Bentrokan diduga berawal saat terjadi kecelakaan pengemudi motor dan truk usai Magrib Minggu 5 Mei 2013. Warga sekitar menolong pengemudi motor nahas itu dengan membawa ke puskesmas terdekat.

Nah...saat itu melintas rombongan suporter yang konvoi dengan motor dan truk. Gerombolan suporter itu hendak pulang usai menonton pertandingan PSIS melawan Persipur di Purwodadi.

Warga meminta agar para suporter melintas dengan tenang, tidak ugal-ugalan. Tidak menggubris nasihat warga, suporter PSIS itu justru semakin ugal-ugalan dan memainkan bunyi gas motornya.

Bentrokan akhirnya pecah. Warga dan suporter perang batu yang mengakibatkan pertokoan di pasar tersebut rusak. Massa juga diduga melakukan penjarahan di counter handphone dan toko pakaian. Fasilitas milik warga seperti musala juga menjadi sasaran amuk massa. Dua sepeda motor diduga turut dibakar.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(aan/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%