detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 07:52 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 06/05/2013 09:07 WIB

Diserang Israel, Suriah: Ini Deklarasi Perang!

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Salah satu lokasi yang diserang Israel (EPA/CNN)
Damaskus - Serangan udara yang kembali dilancarkan Israel ke wilayah Suriah menuai protes keras dari rezim Presiden Bashar al-Assad. Suriah menganggap serangan Israel ini sebagai deklarasi perang di antara kedua negara.

"Ketika mereka (Israel) menyerang, ini merupakan deklarasi perang. Ini bukan hal baru," tegas Wakil Menteri Suriah, Faisal al-Mekdad dalam wawancara eksklusif kepada CNN, Senin (6/5/2013).

Lebih lanjut, Mekdad menyatakan, Suriah akan melakukan serangan balasan terhadap Israel. Namun dia tidak menyebutkan serangan balasan seperti apa yang mereka maksudkan.

"Kami pernah mengalami kondisi seperti ini beberapa kali, dan kami membalasnya seperti yang kami inginkan, dan pembalasannya selalu menyakitkan bagi Israel dan mereka akan menderita lagi," ucap Mekdad.

Mekdad menilai, serangan yang dilakukan Israel tersebut justru menunjukkan adanya aliansi antara Israel dengan kelompok teroris Islam. Dalam serangan yang dilancarkan Minggu (5/5) dini hari, Israel menargetkan roket-roket buatan Iran yang dicurigai akan dikirimkan kepada kelompok Hisbullah, yang bermarkas di Libanon.

Sementara itu, beberapa saat usai rapat kabinet, Menteri Informasi Suriah Omran al-Zoubi menyampaikan tanggapan pemerintah melalui televisi nasional Suriah. Dalam pernyataannya, Omran menyebutkan, serangan Israel ini telah 'membuka lembar segala kemungkinan', tanpa menjelaskan lebih lanjut maksud pernyataannya.

Di sisi lain, serangan Israel ini menuai kecaman sejumlah pihak, terutama Liga Arab. Mereka menyerukan agar Dewan Keamanan PBB segera bertindak menangani insiden ini.

Menanggapi berbagai kecaman, Israel belum memberikan komentarnya. Militer Israel tidak membantah maupun membenarkan serangan udara ke wilayah Suriah. "Kami tidak mengomentari laporan semacam ini," ucap perwakilan militer Israel.

Serangan pada Minggu dini hari ini, merupakan serangan kedua Israel ke Suriah selama dua hari terakhir. Pada Jumat (3/5) lalu, Israel juga melancarkan serangan udara dengan mengebom sasaran di Suriah yang disebut sebagai konvoi rudal untuk Hizbullah.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(nvc/ita)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%