detikcom
Senin, 06/05/2013 03:02 WIB

Menduga Ada Kecurangan, Anwar Ibrahim Tolak Hasil Pemilu Malaysia

Mega Putra Ratya - detikNews
Anwar Ibrahim (Foto: thestar.com)
Jakarta - Pemimpin oposisi Anwar Ibrahim menolak hasil pemilu yang memenangkan Barisan Nasional. Anwar meminta KPU menjelaskan dugaan kecurangan yang dilakukan kubu Najib Razak dalam pemilu kali ini.

"Itu tidak adil untuk mengharapkan kita untuk membentuk keputusan terutama berdasarkan hasil pemilihan yang dianggap curang. Kami tidak menerima itu tanpa alasan," ujar Anwar Ibrahim dalam jumpa pers seperti dikutip thestar.com, Senin (6/5/2013).

Anwar mengaku telah dibeberkan sejumlah bukti kecurangan yang tertangkap oleh kamera. Bukti itu menunjukan kecurangan yang dilakukan oleh Barisan Nasional.

Anwar menolak berkomentar mengenai pernyataan sebelumnya yang menyebutkan Pakatan Rakyat akan memenangkan pemilu. Dia akan menunggu hasil resmi dari KPU untuk mempertimbangkan langkah selanjutnya.

Meski menolak hasil pemilu, Anwar meminta kepada para pendukungnya untuk tetap tenang. "Bagaimanapun, mereka harus menyuarakan protes mereka dengan suara yang keras. Tapi tidak melakukan apapun yang dapat menyebabkan ketidakstabilan,"ungkapnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mpr/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%