Detik.com News
Detik.com
Minggu, 05/05/2013 15:02 WIB

Pesta Ganja di Pulau Seribu, 15 Wisatawan Ditangkap Polisi

Septiana Ledysia - detikNews
Pesta Ganja di Pulau Seribu, 15 Wisatawan Ditangkap Polisi Ilustrasi
Jakarta - Sebanyak 15 wisatawan ditangkap polisi karena berpesta ganja. Dari penangkapan polisi menyita 4 linting ganja.

"Tadi pagi pukul 01.00 WIB kami terima informasi dari warga bahwa mereka pesta ganja," ujar Kanit Reskrim Polsektro Kepulauan Seribu Selatan, Ipda Anwar Susanto saat dikonfirmasi, Minggu (5/5/2013).

Anwar mengatakan, lokasi penangkapan di kawasan 05/03, Kelurahan Pulau Tidung. Dan 15 wisatawan tersebut merupakan warga Tanjungpriok, Jakarta Utara.

"Kita amankan empat linting ganja ditempat kejadian dari para wisatawan tersebut," ujarnya.

Selain ke-15 wisatawan, polisi juga mengamankan dua orang pemandu wisata. Mereka sudah diamankan di Markas Transit.

"Pemandu wisatanya masih berstatus saksi. Mereka kami bawa ke Markas Transit di Kalibaru untuk proses lebih lanjut," imbuh Anwar.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(spt/fdn)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%