Minggu, 05/05/2013 11:00 WIB

Pemungutan suara di Malaysia

BBCIndonesia.com - detikNews

Liston Siregar

Wartawan BBC Indonesia

pemilu malaysia

Warga antusias untuk memberikan suaranya dalam pemilu Malaysia kali ini.

Warga di Malaysia mendatangi sejumlah tempat pemungutan suara dengan antusias dalam pemilu yang berlangsung hari Minggu (05/05) di berbagai tempat.

Kondisi cuaca yang cerah juga mendorong warga di negara itu keluar dari rumah mereka untuk memberikan hak suaranya dalam pemilu yang oleh sejumlah pengamat disebut sebagai pemilu yang ketat dalam 56 tahun terakhir.

Para pemilih punya kesempatan untuk memberikan suaranya kepada kandidat pilihan mereka di berbagai TPS mulai pukul 08.00 hingga pukul 17.00 sore nanti.

Di salah satu lokasi tempat pemungutan suara yang terletak di SMK Bandaraya, Bangar pemilih juga dilaporkan telah antri dengan sabar sebelum tempat itu dibuka.

Ikut menanti bersama mereka adalah puluhan wartawan dalam negeri dan asing, seperti dilaporkan Wartawan BBC Indonesia, Liston Siregar.

Di TPS ini calon anggota parlemen dari partai oposisi, Pakatan Rakyat, Nurul Izzah Ibrahim memberikan suara utk mempertahankan kursinya di Lembah Pantai yang direbutnya lima tahun lalu.

Kedatangannya disambut tepuk tangan oleh para pemilih yang sedang antri.

Yakin menang

Dengan mengenakan baju pink muda berhiaskan bunga kuning dan topi lebar dia menyempatkan diri untuk menyalami sejumlah pendukungnya.

Beberapa malah semopat berfoto bersamanya.

Kepada para watawan dia kembali mengungkapkan keyakinan akan kemenangannya meski menyadari masih akan terjadi kecurangan.

"Kecuranngan dan kelemahan masih terjadi di pemilu Malaysia. Tadi ada yang nengatakan kepada saya ada pengundi yang masuk dalam rumahnya," kata Nurul.

Nurul mengakui dalam pemilu ini ada perbaikan dengan penggunaan tinta untuk pertama kalinya walau masib diwarnai kontroversi karena dianggap cepat pudar.

"Yang diperlukan untuk masa depan adalah reformasi Suruhan Jaya Pilihan Raya (komisi pemilihan)"

Rencananya calon dari Barisan Nasiobal, Datuk Raja Nong Chik Raja Zainal Abidin juga akan memberikan suara di TPS yang sama.

Sementara PM Najib Razak akan memberikan suaranya di sekolah menengah sains Sultan Ahmad Shah di Peka, Pahang.

Kondisi cuaca yang cerah dan mendorong banyak pemilih datang ke TPS dilaporkan telah memberikan keuntungan bagi partai penguasa, Barisan Nasional.

Hasil awal

Laporan menyebutkan untuk pemiliu tahun ini ada 12.992.661 pemilih yang akan memberikan suaranya di 25.337 TPS.

pemilu malaysia

Warga Malaysia akan mengetahui hasil awal pilihan mereka pada tengah malam nanti.

Sebelumnya pada 30 April panitia pemilu telah menerima 272.387 suara lewat surat yang sebagian besar diberikan oleh pemilih dari kalangan polisi dan militer.

Politisi baik dari Barisan Nasional maupun partai oposisi, Pakatan Rakyat akan berupaya meraup suara pemilih untuk memperebutkan 222 kursi di parlemen.

Dalam pemilu sebelumnya Barisan Nasional mampu meraih 140 kursi sementara Pakatan Rakyat memperoleh 82 kursi.

Hasil pemilu hari ini rencanannya akan diumumkan pada hari Senin (06/05) pukul 07.30 waktu setempat atau pukul 06.30 Waktu Indonesia Barat.

Namun hasil awal sudah bisa diketahui pada tengah malan nanti.

(bbc/bbc)

  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close