detikcom
Minggu, 05/05/2013 00:32 WIB

Gunung Lokon Meletus, Masyarakat Dilarang Mendekat di Radius 2,5 Km

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Gunung Lokon kembali meletus disertai dentuman kuat hingga terdengar di jarak 6 Kilometer. Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di radius 2,5 kilometer dari Kawah Tompaluan.

Informasi yang dikumpulkan Sabtu, (4/5/2013) sekitar pukul 23.28 WITA, telah terjadi peningkatan aktifitas Gunung berapi Lokon di kota Tomohon, Sulawesi Utara. Akibat letusan tersebut, Gunung Lokon mengeluarkan lontaran material pijar dengan ketinggaian 200 meter dari kawah Tompaluan, Sementara itu ketinggan material akibat letusan tersebut tidak dapat diamati karena tertutup kabut.

saat dikonfirmasi Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono membenarkan peristiwa tersebut, menurutnya pasca letusan kegempaan gunung tersebut masih dapat terjadi.

"Iya betul, hingga saat ini kegempaan Gunung Lokon menunjukan peningkatan," ujar Surono saat dihubungi, Sabtu (4/5/2013)

Surono menghimbau untuk saat ini agar tidak ada aktivitas masyarakat dari kawah Tompaluan hingga radius 2,5 Km.

"Karena potensi letusan masih dapat terjadi," imbuhnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(edo/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%
MustRead close