detikcom

Sabtu, 04/05/2013 22:08 WIB

Buruh yang Diperbudak di Tangerang Akhirnya Melepas Rindu Bersama Keluarga

Andri Haryanto - detikNews
Tangerang - Setelah sekian lama diperlakukan tidak manusiawi, 34 buruh yang diperbudak di sebuah pabrik kuali di Kampung Bayur Opak RT 03/06, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Tangerang, akhirnya dapat bertemu kembali bersama keluarga mereka.

Pemulangan para buruh tersebut dilakukan, Sabtu (4/5/2013) malam ini. Pemulangan dibagi ke dalam dua gelombang. Pada pukul 20.00 WIB beberapa buruh yang berasal dari Lampung Utara dipulangkan dengan menggunakan satu bus dan lainnya dijemput dengan menggunakan kendaraan pribadi.

Sementara pada pukul 21.00 WIB, satu unit bus juga memulangkan sejumlah buruh yang berasal dari Cianjur. Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Shinto Silitonga, seluruh upaya pemulangan tersebut difasilitasi pihak kepolisian.

"Sejak awal mereka berhasil kita evakuasi, mereka memiliki kerinduan bertemu dengan keluarganya, mereka ingin cepat bertemu," jelas Shinto sat dihubungi detikcom, Sabtu (4/5/2013).

Namun, jelas Shinto, pihak kepolisian tidak dapat serta merta mengabulkan keinginan para buruh yang telah mendapat perlakuan biadab oleh pengusaha pabrik kuali tersebut. Kepolisian, jelas Shinto, harus melengkapi berkas berita acara pemeriksaan (BAP) terlebih dulu.

"Setelah selesai kami kembalikan mereka ke keluarganya, setelah melalui pemeriksaan sehari sejak kemarin," jelas Shinto.

Selama kurang lebih tiga bulan, para buruh itu disekap oleh majikannya, disiksa dan tak dibayar. Mereka takut untuk melarikan diri karena takut oleh ancaman dari pihak pengusaha dan centeng-centengnya.

Praktek 'perbudakan' di pabrik kuali tersebut terkuak setelah dua buruh yang bekerja di pabrik itu berhasil melarikan diri. Andi Gunawan (20) dan Junaidi (22) kabur setelah 3 bulan dipekerjakan dengan tidak layak.

"Pada 2 Mei 2013, Komnas HAM mendapat laporan "praktek perbudakan" dari dua pemuda yang berasal dari Lampung Utara. Mereka diajak bekerja ke Tangerang oleh orang yang tidak dikenal sebelumnya. Mereka dijanjikan akan dipekerjakan di perusahaan dengan gaji Rp 700 ribu per bulan," ujar Ketua Komnas HAM Siti Noor Laila, kemarin.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ahy/edo)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%