Sabtu, 04/05/2013 18:40 WIB

Bawa Sabu 7.1 Kg dari Malaysia, 2 TKI Ditangkap di Batam

Agus Siswanto - detikNews
Pelaku penyelundupan (Foto: Agus/detikcom)
Batam - Petugas bea dan cukai berhasil menggagalkan penyelundupan sabu 7.1 kg dari Malaysia ke Batam. Pelaku yang berjumlah dua orang diamankan saat tiba di pelabuhan Ferry Internasional Batam Center sekitar pukul 15.00 WIB.

Pelaku bernama Ahmad Zaenal dan Ali Akbar merupakan warga asal Madura yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

"Diamankan petugas bea dan cukai saat baru saja turun dari kapal Fery Indo Berlian-5 dari Malaysia menuju Batam," kata Kasi P2(Penyidikan dan Penindakan Kantor bea dan cukai batam) Selamet Riyadi kepada detikcom, Sabtu (4/5/2013).

Selamet ngatakan kedua pelaku ini ditangkap saat melewati mesin X-ray(pemindai). Petugas yang curiga langsung membawa mereka ke ruang pemeriksaan.

Petugas kemudian langsung membongkar bungkusan narkotika yang terbungkus plastik berwarna biru. Di dalam plastik tersebut petugas menemukan 8 paket sabu yang dikemas dalam plastik bening.

"Setelah ditimbang 8 paket sabu tersebut memiliki berat 7,1 Kg" ujar Selamet.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kedua pelaku ini berencana membawa barang haram tersebut ke Surabaya. Namun saat tiba di Batam kedua pelaku malah tertangkap.

"Katanya mereka akan di jemput oleh Mr.X untuk di hantarkan ke bandara Hang Nadim" jelas Selamet.

Kini kedua pelaku beserta barang bukti sabu seberat 7,1 Kg akan di serahkan pada petugas satuan reserse narkoba Polresta Barelang Batam.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(slm/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%