Sabtu, 04/05/2013 14:27 WIB

Usai Tabrak Becak, Tubuh Siswa SMK Terlindas Trailer

Tamam Mubarrok - detikNews
Jombang - Nasib naas dialami Dede Nur Bahrain (16). Siswa SMK asal Kecamatan Megaluh, Jombang ini, tewas terlindas trailer, Sabtu (4/5/2013). Korban tewas seketika dengan kondisi tubuh mengenaskan.

Kasat Lantas Polres Jombang AKP Bambang Kristanto mengatakan, kecelakaan ini bermula saat korban mengendarai motor Yamaha Mio bernopol S 6175 YB melintas di Jalan Raya PB Sudirman Jombang. Saat itu korban memacu motornya dengan kecepatan sedang.

Saat melaju ini, di depannya ada sebuah truk parkir. Korban segera mengambil poisisi agak menengah agar tak menabraknya. Namun secara tiba-tiba, muncul becak yang mengejutkan korban. Motor yang dikendarainya pun menabrak becak itu.

Setelah menabrak becak ini, korban terlempar ke tengah jalan. Ironisnya dari arah belakang, trailer yang dikendarai oleh Janfry Fio Mamangke, melindas tubuh siswa SMK Negeri 1 Jombang ini. Korban tewas dengan mengenaskan.

Melihat tubuh korban mengenaskan, warga segera menutupinya dengan koran di kolong truk. Sopir trailer asal Simo Prona Jaya, Surabaya ini segera diamankan. Selain itu, truk bernopol L 8702 UR juga diamankan polisi yang datang ke lokasi.

"Korban tewas dibawa ke RSUD Jombang untuk diotopsi. Sementara sopir dan truknya diamankan. Kita juga masih memeriksa saksi-saksi di lapangan," kata Bambang saat dikonfirmasi detikcom.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bdh/bdh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%