Detik.com News
Detik.com

Sabtu, 04/05/2013 01:14 WIB

2 Warga Tewas dalam Bentrok Warga di Bolmong Sulut

Asrar Yusuf - detikNews
Jakarta - Bentrok warga di dua desa berbeda kabupaten, pecah di Sulawesi Utara. Warga Desa Wulurmaatus Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan, berduel menggunakan senjata tajam dengan warga Desa Mobuya Kecamatan Passi Timur Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Dua orang tewas pada bentrokan, Kamis (2/5/2013) malam.

Informasi yang dihimpun detikcom, peristiwa berawal ketika sekitar 10 warga Desa Wulurmaatus yang dipimpin Reky Tumiwang, mendatangi rumah kediaman Sangadi (kepala desa) Mobuya sekitar pukul 20.00 WITA. Satu jam kemudian, mereka keluar dan berjalan menuju bangsal desa sambil berteriak-teriak.

Tindakan itu memancing amarah warga Desa Mobuya. Mereka keluar sambil memukul tiang listrik untuk mengumpulkan massa. Kawanan Reky sempat lari menuju desa terdekat dan balik lagi dengan sudah memegang senjata tajam.

Perkelahian massal pun tak terelakan. Kedua belah pihak saling serang menggunakan senjata tajam seperti tombak, panah, dan parang. Dua jam kemudian, situasi berhasil diredam aparat kepolisian dari Polsek Passi yang diback up personil Polres Bolmong.

Korban tewas, Eris Poluan mengalami luka di kepala bagian belakang. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, Poluan akhirnya meninggal dunia. Sedangkan Edy Mangirang mengalami luka di bagian mulut dan lehernya akibat terkena tombak. Korban ditemukan tewas di belakang gereja.

Sementara dua korban lainnya, Alfrids dan Nobi Timbangon, warga Desa Mobuya yang berdomisili di Desa Palelon, Kecamatan Modoinding, kritis. Keduanya sempat dilarikan ke rumah sakit Cantika Tompaso Baru, namun kemudian dirujuk ke RSUP Prof Dr RD Kandou Malalayang Manado.

Untuk mengendalikan situasi dan keamanan, 69 personil Polres Bolmong serta Polsek setempat, disiagakan untuk mengantisipasi terjadinya serangan balasan. Juga dibangun pos pengamanan diperbatasan dua desa berbeda kabupaten ini.

Polisi sudah mengamankan lima warga yang diduga menjadi dalang pada bentrok tersebut untuk dimintai keeterangannya. Kelimanya adalah warga desa Wulurmaatus.

"Suasana sudah berangsur kondusif, kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab bentrokan ini, ujar Kapolres Bolmong AKBP Hisar Siallagan, Jumat (3/5/2013) malam.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fjp/rni)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%