detikcom

Jumat, 03/05/2013 18:11 WIB

Ini Penampakan LP Cibinong Tempat Susno Duadji Ditahan

M Iqbal - detikNews
Halaman 1 dari 2
LP Cibinong dari atas (M Iqbal/detikcom)
Jakarta - Terpidana korupsi Komjen (Purn) Susno Duadji menyerahkan diri dan ditahan di Lapas Kelas II A Cibinong. Seperti apa rupa lapas yang menahan jenderal bintang tiga itu?

Pantauan detikcom, Jumat (3/4/2013) Lapas Cibinong berada di Kelurahan Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Lokasi Lapas berada sekitar 1 Km dari pemukiman penduduk.

Untuk mencapai Lapas dari Jalan Raya Pondok Rajeg, Cibinong, ditempuh jarak sekitar 1 Km dengan melalui area pemakaman yang berada di sebelah kanan jalan.

Saat tiba di Lapas, seluruh tamu maupun tahanan yang akan masuk hanya bisa melalui satu pintu utama, yaitu melalui sebuah gedung berlantai dua sebagai gedung administrasi, kemudian pintu yang menghubungkan area dalam penjara.

Lapas yang dibangun sejak tahun 2008 itu, merupakan kawasan seluas sekitar 4 hektar yang dikelilingi dinding setinggi sekitar 6 meter dengan diameter dinding sekitar 50 cm.

Sekitar 4 meter ke dalam dari dinding beton itu, terdapat satu lagi dinding berkawat dengan tinggi yang sama yaitu sekitar 6 meter. Lapas yang memiliki 6 menara pemantau itu berada hampir berdekatan dengan Sungai Ciliwung.

Sementara di dalam Lapas terdapat sebuah Masjid bernama At-taubah, sebuah lapangan voli dan fasilitas umumnya Lapas.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(mpr/bal)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%