detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 23:20 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 03/05/2013 17:07 WIB

100 Orang Tewas Terperangkap Tambang Emas yang Runtuh di Sudan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Darfur, - Sekitar 100 orang diperkirakan tewas dalam runtuhnya tambang emas di wilayah Darfur, Sudan. Para pekerja tambang itu terperangkap di bawah reruntuhan tambang. Bahkan sembilan petugas penyelamat yang mencoba menyelamatkan mereka pun, kini ikut terperangkap.

"Sembilan orang dari tim penyelamat hilang ketika tanah ambruk di sekitar mereka kemarin (Kamis)," ujar seorang penambang yang berada di lokasi kejadian, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (3/5/2013).

Tambang emas yang tak memiliki izin itu tiba-tiba ambruk pada Senin, 29 April lalu. Tambang emas itu berlokasi di distrik Jebel Amir, lebih dari 200 kilometer barat laut El Fasher, ibukota negeri bagian Darfur Utara. Operasi pencarian para korban masih terus dilakukan.

"Kemarin delapa jasad telah ditemukan dan mereka saat ini masih mencari yang lainnya," tutur penambang tersebut. "Menurut penghitungan orang-orang yang bekerja di tambang itu, jumlah orang yang berada di dalam lebih dari 100," ujarnya.

Menurut saksi mata bernama Hamid al-Tijani, kawasan tambang di wilayah tersebut memang tidak tertata dengan baik. "Terowongan tambang sangat dekat satu sama lain," tuturnya. Dikatakannya, kawasan itu seharusnya ditutup dan kemudian ditata ulang.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ita/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
87%
Kontra
13%