detikcom
Jumat, 03/05/2013 16:50 WIB

Iran Protes Intervensi Asing dalam Konflik Suriah

Rita Uli Hutapea - detikNews
Foto: AFP
Teheran, - Pemerintah Iran kembali menyampaikan penolakannya atas intervensi asing dalam konflik Suriah. Iran menyerukan adanya solusi domestik terhadap konflik berkepanjangan di negara Arab tersebut.

"Kami memprotes intervensi pihak-pihak luar di Suriah serta pengerahan tentara-tentara bayaran ke negeri itu dan kami menganggap ini sebagai mencampuri urusan negara lain," tegas Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi seperti dilansir media Iran, Press TV, Jumat (3/5/2013).

Dikatakannya, pengiriman senjata ke Suriah juga merupakan tanda "intervensi jelas" dalam urusan dalam negeri Suriah.

"Kami yakin bahwa oposisi perlu duduk berunding dengan pemerintah secepat mungkin guna menghentikan pertumpahan darah lewat kesepahaman. Apalagi 50 hingga 100 orang tak berdaya tewas di seluruh Suriah setiap hari dikarenakan keras kepalanya sekelompok orang yang telah menimbulkan pertanyaan akan identitas oposisi sejati," cetus pejabat tinggi Iran itu.

Menurut Salehi, oposisi sejati harusnya membantu menghentikan kekerasan di negeri itu dan mengupayakan solusi domestik untuk krisis ini.

Krisis Suriah telah berlangsung lebih dari dua tahun. Pemerintah Suriah mengklaim, pergolakan itu didalangi dari luar negeri. Menurut badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), lebih dari 70 ribu orang telah tewas selama konflik tersebut.



Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(ita/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close