Detik.com News
Detik.com
Jumat, 03/05/2013 16:13 WIB

Tunjukkan Dirinya Bersih, Ayu Azhari Pamerkan Sekelebat Rekeningnya

Rina Atriana - detikNews
Tunjukkan Dirinya Bersih, Ayu Azhari Pamerkan Sekelebat Rekeningnya Ayu Azhari di KPK (Rina/ detikcom)
Jakarta - Hari ini Ayu Azhari menyerahkan salinan bukti transfer rekeningnya pada penyidik KPK. Tak hanya itu, Ayu pun menunjukkan salinan tersebut di depan puluhan wartawan di KPK.

Awalnya Ayu enggan menunjukkan rekening tersebut, namun akhirnya untuk meyakinkan publik ia pun menunjukannya. Ayu membuka tas tangannya yang berwarna hijau dan mengeluarkan beberapa lembar kertas yang disebut-sebut sebagai rekening koran.

Ayu mengaku dirinya memiliki dua rekening pribadi, salah satu yang ditunjukkan terlihat berlogo bank BII. Ayu melarang wartawan untuk melihat nomor rekeningnya dengan alasan takut ada orang yang tiba-tiba mengirim uang haram kepadanya.

"Nomor rekeningnya gak usah ya, nanti ada yang tiba-tiba transfer saya, trus saya dipanggil KPK lagi," kata Ayu di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (3/5/2013).

Ayu memang membawa bukti rekening koran tersebut karena diminta KPK saat ia diperiksa penyidik beberapa waktu lalu. "Sebelumnya ada pengumuman harap membawa rekening koran. Mereka (penyidik) hanya melihat saja," ujarnya.

Ayu berkali-kali membantah jika dirinya menerima uang dari Ahmad Fathanah. Termasuk aset lain diluar aliran dana yang diterima dari fathanah, dibantah dengan tegas oleh Ayu.

"Nggak ada itu, nggak ada," ujar Ayu yang mengenakan kaos putih dan rok batik berwarna hijau. Ia keluar gedung KPK sekitar pukul 15.15 WIB dengan menumpang Honda CRV Hitam dengan nomor B 1193 MT.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rna/gah)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%