detikcom
Jumat, 03/05/2013 15:14 WIB

Mantan Bupati Aru Jadi Buronan Kejagung

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Jakarta - Terpidana kasus korupsi dana APBD Kepulauan Aru Theddy Tenko masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Mantan Bupati Aru ini ditetapkan sebagai buronan setelah jaksa gagal mengeksekusi Theddy pada Desember 2012 lalu.

"Itu dalam upaya kita," jawab Jaksa Agung Basrief Arief ketika ditanya wartawan apakah Theddy Tengko akan dimasukkan menjadi DPO.

Hal itu dikatakan Basrief usai jumpa pers di Kantor Kejagung, Jl Sultan Hasanudin, Jakarta, Jumat (3/5/2013)

Teddy Tengko adalah mantan Bupati Kepulauan Aru (periode 2005-2010 dan 2010-2015) yang ditetapkan sebagai terpidana kasus Korupsi dana APBD Kepulauan Aru 2006-2007 senilai Rp 42,5 miliar. Teddy dijatuhi hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 500 juta dan membayar uang pengganti Rp 5,3 miliar subsider berdasarkan putusan kasasi No. 161 K/PID.SUS/2012 tertanggal 10 April 2012.

Namun, melalui kuasa hukumnya, Yusril Ihza Mahendra, Teddy menolak dieksekusi karena putusan kasasi ini dinilai cacat hukum karena putusan kasasi itu tidak memuat perintah agar terdakwa Teddy ditahan. Sebab, berdasarkan Pasal 197 ayat (2) KUHAP, putusan tersebut dinilai batal demi hukum, sehingga tidak bisa dieksekusi oleh jaksa.

(mpr/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
0%
Kontra
100%