Jumat, 03/05/2013 10:29 WIB

Ayu Azhari Serahkan Bukti Percakapan SMS dengan Fathanah ke KPK

Rina Atriana - detikNews
Jakarta - Selain bercengkrama secara langsung, Ayu Azhari juga berkomunikasi dengan Ahmad Fathanah melalui pesan singkat atau SMS. Semua bukti komunikasi, termasuk pesan singkat tersebut, telah diserahkan Ayu pada KPK.

"Semuanya sudah ada di KPK, semua komunikasi di KPK," kata kuasa hukum Ayu, Fahmi Bachmid, saat dihubungi detikcom, Jumat (3/5/2013).

Fahmi menyatakan, saat memenuhi panggilan KPK Rabu (1/5) lalu, kliennya tak membawa berkas apapun. Ayu hanya diperintahkan untuk bercerita awal mula bertemu dengan Ahmad Fathanah.

"Nggak ada (bawa bukti), cuma mengobrol saja dengan penyidik, di-BAP, ditanyain suruh cerita awal pertemuan dan sebagainya," ujar Fahmi.

Untuk diketahui, Ayu Azhari diperiksa KPK sebagai saksi kasus pencucian uang Ahmad Fatahanah. Usai pemeriksaan, Ayu menyampaikan jika dia adalah korban janji-janji Fathanah.

Fathanah sempat menjanjikan pekerjaan pada Ayu untuk menjadi pengisi acara di mana Fathanah menjadi penyelenggaranya. Acara itu disebut-sebut adalah acara yang berhubungan dengan pemilu daerah. Namun, pekerjaan yang dijanjikan itu tak pernah terlaksana.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rna/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%