Detik.com News
Detik.com

Kamis, 02/05/2013 20:59 WIB

Dana PKH Terus Ditambah, Data Penerima Harus Makin Valid

Luhur Hertanto - detikNews
Dana PKH Terus Ditambah, Data Penerima Harus Makin Valid Mensos Salim Segaf
Manado - Sejak diluncurkan pada 2007, tiap tahun anggaran Program Keluarga Harapan (PKH), terus pemerintah tingkatkan. Agar pemanfaatannya kian tepat sasaran, basis data di daerah harus terus diperbaharui dan divalidasi.

Demikian ditekankan oleh Mensos Salim Segaf Al Juffri ke pejabat Dinas Sosial Pemda I dan II se- Papua, Sulawesi dan Maluku. peserta Rakornas PKH wilayah III. Acara digelar di Hotel Sintesa Peninsula, Manado, Kamis (2/5/2013), malam.

"Peningkatan anggaran PKH harus disertai basis data yang kuat nama dan alamat, terintegrasi dengan. provider layanan pendidikan dan kesehatan," kata Salim.

"Gunakan sistem IT terbaru dan sulit direkayasa," sambungnya.

Tahun ini pemerintah anggarkan Rp 2,8 triliun dengan sasaran 2,4 juta Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM). Jumlahnya untuk 2014 naik menjadi Rp 5,5 triliun untuk 3,2 juta RTSM.

Maka setiap RTSM akan mendapat bantuan tunai sebesar Rp 1,2 juta per tahun. Dana ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan perlengkapan balita.

"RTSM penerima jangan mudah terayu pihak yang sesumbar bisa permudah menerima bantuan," wanti menteri dari PKS ini.

Sebagai contoh suksesnya PKH, mensos menunjukkan Brazil. Sejak dimulai 2003, jumlah RTSM pada 2009 berkurang amat signifikan.

"Keberhasilan adalah memutus rantai kemiskinan. Para orang tua penerima PKH mampu memberi pendidikan dan kesehatan lebih baik bagi anaknya. Status sosial meningkat sebab terbedayakan dan ada perubahan perilaku," papar Salim.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(lh/rvk)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

'Bersihkan' Gelar Palsu, Periksa Semua Ijazah Anggota DPR!

Anggota DPR Fraksi Hanura Frans Agung Mula Putra dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait dugaan gelar doktor palsu. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bersikap tegas meminta ijazah semua anggota DPR diperiksa. Bila Anda setuju dengan usulan Fahri Hamzah, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%