Kamis, 02/05/2013 19:56 WIB

Mabes Polri Gulung Bandar Judi Online Beromzet Miliaran di Medan

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Mabes Polri menangkap bandar judi online di Medan, Sumut. Diduga pelaku sudah beroperasi lebih dari setahun. Omzet yang dihasilkan pun mencapai miliaran rupiah.

"Telah dilakukan penindakan pengelola judi onlien terhadap pemilik website okebet di Jl Bhayangkara Komplek Krakatau Point C 3 Medan Sumatera Utara," kata Direksus Mabes Polri Brigjen Pol Arief Sulistyanto saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (2/5/2013).

Para pelaku dibekuk oleh Subdit IT dan Cyber Crime Bareskrim Polri pada Rabu (1/5) pukul 21.00 WIB. "Tersangka yang ditangkap dua orang atas nama Yohanes (26) dan Feri (25) sebagai operator," terangnya.

Tim Polri juga mengamankan 4 orang saksi di lokasi atas nama Surianto, Michael, Suwandi, dan Natalia. Sejumlah barang bukti disita dari tangan pelaku.

Mereka membuka perjudian online dengan membuka rekening. Para pemain diminta menyetor uang ke rekening itu sebagai jaminan. "Barang bukti yang disita 3 unit komputer, 1 laptop, token, HP, iPad, modem," imbunya.

Para tersangka sudah diamankan di Bareskrim Polri sedang para saksi masih diperiksa.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%