detikcom

Kamis, 02/05/2013 18:57 WIB

Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Dugaan Korupsi Parkir Bandara Ngurah Rai

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan parkir di Bandara Ngrurah Rai, Bali. Mereka merupakan karyawan PT. Penata Sarana Parkir Bali (PT. PSB).

"Tersangka CS, MBA selaku Direktur Utama, IB selaku General Manager, MM selaku Manager Operasional dan RJS selaku Staf Administrasi di PT. PSB," kata Kapuspenkum Kejagung, Setia Untung Arimuladi di Kejagung, Kamis, (2/5/2013).

Untung mengatakan perbuatan tersebut diduga dilakukan saat pelaksanaan pengelolaan parkir di bandara Ngurah Rai Bali. PT Angkasa Pura menunjuk PT PSB mengelola parkir bersistem komputerisasi. Mereka merekayasa sistem untuk pelaporan pendapatan parkir periode Oktober 2008 sampai Desember 2011 dan merugikan negara sebesar Rp 20.8 miliar.

"Memanipulasi jumlah penduduk yang masuk, mengurangi lamanya waktu pengunjung yang keluar dengan memanfaatkan sistem komputerisasi," ucap Untung.

Untung menambahkan, saat ini tim penyidik telah memeriksa 23 saksi dan 2 orang ahli IT Audit Quick Assesment perusahaan konsultan dan BPKP.

"Telah disita 23 item surat, bangunan kantor, rumah hingga lahan senilai Rp 15 miliar," ujar Untung.


Banjir mengepung Ibukota Jakarta. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(slm/rvk)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Penangkapan BW Adalah Balas Dendam Polri ke KPK

Banyak pihak yang mengecam penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) oleh Bareskrim Polri. Bahkan, mantan Plt Pimpinan KPK Mas Ahmad Santosa berpendapat penangkapan oleh Polri terhadap BW merupakan tindakan balas dendam terkait penetapan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan oleh KPK. Bila Anda setuju dengan Mas Ahmad Santosa, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%