Kamis, 02/05/2013 18:10 WIB

Mahasiswa dan Polisi Bentrok di Makassar, 1 Motor Polantas Dibakar

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar - Mahasiswa Makassar yang berunjuk rasa dalam rangka Hardiknas polisi bentrok dengan polisi. Satu unit sepeda motor milik Polantas rusak karena dibakar.

Peristiwa itu terjadi di kawasan mall Panakukang, pertigaan jalan Adyaksa-jalan Boulevard, Makassar, Kamis (2/5/2013) sore.

Sebuah motor Yamaha Vega-R milik anggota Polantas atas nama Aiptu Subir dibakar oleh mahasiswa. Selain itu, sebuah mobil taksi juga ringsek dirusak mahasiswa.

Dalam aksi bentrokan yang terjadi sekitar pukul 16.30 Wita ini, aparat Polsek Panakukang mengamankan 5 mahasiswa yakni Dilla Wahidilhak, Ahmad Fahruddin, Fadli, Septiandi dan Abdul Darmanto. Selain Fadli yang merupakan mahasiswa Stimik Dipanegara, keempat lainnya merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin.

Kapolsek Panakukang Kompol Agung Kanigoro yang ditemui detikcom di sekitar lokasi kejadian menyebutkan awalnya mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa memperingati Hardiknas di depan hotel Swissbell Inn di pertigaan jalan Adyaksa dan Boulevard. "Penyebab bentrokan belum diketahui masih dilidik, kelima mahasiswa sudah dibawa ke Polrestabes Makassar," ujar Agung.

Hingga kini aparat Polsek Panakukang masih melakukan penjagaan di sekitar lokasi bentrokan di Jalan Pandang Raya, belakang hotel Swissbell Inn.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mna/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%