detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 13:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 02/05/2013 18:10 WIB

Mahasiswa dan Polisi Bentrok di Makassar, 1 Motor Polantas Dibakar

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar - Mahasiswa Makassar yang berunjuk rasa dalam rangka Hardiknas polisi bentrok dengan polisi. Satu unit sepeda motor milik Polantas rusak karena dibakar.

Peristiwa itu terjadi di kawasan mall Panakukang, pertigaan jalan Adyaksa-jalan Boulevard, Makassar, Kamis (2/5/2013) sore.

Sebuah motor Yamaha Vega-R milik anggota Polantas atas nama Aiptu Subir dibakar oleh mahasiswa. Selain itu, sebuah mobil taksi juga ringsek dirusak mahasiswa.

Dalam aksi bentrokan yang terjadi sekitar pukul 16.30 Wita ini, aparat Polsek Panakukang mengamankan 5 mahasiswa yakni Dilla Wahidilhak, Ahmad Fahruddin, Fadli, Septiandi dan Abdul Darmanto. Selain Fadli yang merupakan mahasiswa Stimik Dipanegara, keempat lainnya merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin.

Kapolsek Panakukang Kompol Agung Kanigoro yang ditemui detikcom di sekitar lokasi kejadian menyebutkan awalnya mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa memperingati Hardiknas di depan hotel Swissbell Inn di pertigaan jalan Adyaksa dan Boulevard. "Penyebab bentrokan belum diketahui masih dilidik, kelima mahasiswa sudah dibawa ke Polrestabes Makassar," ujar Agung.

Hingga kini aparat Polsek Panakukang masih melakukan penjagaan di sekitar lokasi bentrokan di Jalan Pandang Raya, belakang hotel Swissbell Inn.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(mna/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%