Detik.com News
Detik.com
Kamis, 02/05/2013 16:05 WIB

Polri Periksa 17 Anggota Polres & Polsek Soal Bentrok di Musi Rawas

M Iqbal - detikNews
Jakarta - Mabes Polri menurunkan tim Irwasum dan Propam guna menyelidiki tewasnya empat warga Musi Rawas dalam bentrok pada Senin (29/4) lalu. Hingga saat ini telah diperiksa 17 anggota dari Polres dan Polsek.

"Langkah-langkah investigasi internal berkaitan ada dugaan penyimpangan atau tidak yang dilakukan oleh petugas yang bertugas pengamanan unjuk rasa sedang berjalan," kata Karo Penmas Brigjen Boy Rafli Amar usai diskusi di Galleri Kafe Jalan Cikini Raya, Jakpus, Kamis (2/4/2013).

"Sepengetahuan saya sekitar 17 anggota yang diperiksa. Mungkin bertambah hari ini ada dari Polsek dan Polres," lanjutnya.

Menurut Boy, Irwasum Polri bersama Kadiv Propam yang melakukan pemeriksaan sampai hari ini masih berada di Musi Rawas Sulawesi Selatan.

"Untuk pemblokiran jalan sudah tidak ada lagi dan mudah-mudahan bisa segera kita pulihkan kondisi," ucapnya.

Tak hanya itu, atas insiden yang menewaskan empat orang itu, Polda Sulawesi Selatan telah memberikan santunan kepada keluarga korban.

"Untuk pemberian santunan kepada keluarga korban dilakukan oleh Polda," kata Boy.

Sebagaimana diketahui, aksi unjuk rasa menuntut pemekaran wilayah di Musi Rawas Sulawesi Selatan, berakhir dengan bentrokan. Empat orang dinyatakan tewas dan enam polisi terluka.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bal/mpr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%